Rabu, 08 Oktober 2014

PENGERTIAN



PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwtSkQ5QT6S5jR61oj2jN8hD6XO_hfi2VBVM4Azxx2zm7Xt_dQLGsZojqdP2vGXAPH-j7B_X8d43N1umdG6RM6pZyXmZoQj53v2eE6Ir8itMYiLLTq7qMFV57Ok24nujOGpkVmRaqFb3E0/s1600/Turbin_Angin_Kecil.JPG
Angin adalah salah satu bentuk energi yang tersedia di alam yang tidak terbatas , Pembangkit Listrik Tenaga Angin adalah suatu pembangkit listrik yang menggunakan angin sebagai sumber energi untuk menghasilkan energi listrikPembangkit ini dapat mengkonversikan energi angin menjadi energi listrik  dengan menggunakan turbin angin atau kincir angin. Cara kerjanya cukup sederhana, energi angin yang memutar turbin angin, diteruskan untuk memutar rotor pada generator dibagian belakang turbin angin, sehingga akan menghasilkan energi listrik. Energi Listrik ini biasanya akan disimpan kedalam baterai sebelum dapat dimanfaatkan.

Pemanfaatan energi angin merupakan pemanfaatan energi terbarukan yang paling berkembang saat ini. Berdasarkan data dari WWEA (World Wind Energy Association), sampai dengan tahun 2007 perkiraan energi listrik yang dihasilkan oleh turbin angin mencapai 93.85 GigaWatts, menghasilkan lebih dari 1% dari total kelistrikan secara global. Amerika, Spanyol dan China merupakan negara terdepan dalam pemanfaatan energi angin. Diharapkan pada tahun 2010 total kapasitas pembangkit listrik tenaga angin secara glogal mencapai 170 GigaWatt.

Di tengah potensi angin melimpah di kawasan pesisir Indonesia, total kapasitas terpasang dalam sistem konversi energi angin saat ini kurang dari 800 kilowatt. Di seluruh Indonesia, lima unit kincir angin pembangkit berkapasitas masing-masing 80 kilowatt (kW) sudah dibangun. Tahun 2007, tujuh unit dengan kapasitas sama menyusul dibangun di empat lokasi, masing-masing di Pulau Selayar tiga unit, Sulawesi Utara dua unit, dan Nusa Penida, Bali, serta Bangka Belitung, masing-masing satu unit. Mengacu pada kebijakan energi nasional, maka pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) ditargetkan mencapai 250 megawatt (MW) pada tahun 2025.
Sumber : Green and Clean Energy for Indonesia



Tidak ada komentar:

Posting Komentar